Latest Post
Tampilkan postingan dengan label berita pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berita pendidikan. Tampilkan semua postingan

Mengajar dengan Hati

Written By RUMAH PENDIDIKAN on Senin, 13 Februari 2012 | 17.31

Oleh: Habibi Muhammad

Hari ini kuucapkan alhamdulillah, ya Allah. Tahun ini, aku mendapat karunia dengan masuknya anak-anak yang luar biasa, yang membuatku tertantang menjadi agent of change bagi diri mereka dan diriku sendiri. Terimakasih, ya Allah! Tahun ini aku belajar dari ‘siswaku yang tidak bisa diam’, aku belajar dari siswaku yang sulit memahami materi, aku belajar dari siswaku yang nakal, yang setiap hari terus menggodaku. Aku benar-bernar bersykur ya Allah, Engkau hadirkan mereka untuk aku. Bagiku, mereka adalah rezeki. Bagaimana tidak, ilmuku bisa bertambah karena kehadiran mereka. 

Masjid sebagai Pusat Pendidikan Karakter

Oleh: ICMI - IKATAN CENDEKIAWAN MUSLIM SE-INDONESIA
Pondasi terpenting dalam pengajaran nilai-nilai karakter dimulai dari kehamilan sampai usia 8 tahun pertama. Kalau dulu ada keluarga besar yang saling menjaga memberikan pengayoman. Tapi kini format keluarga seperti itu sudah berubah dan mengecil seiring kesibukan masing-masing. Sehingga perlu konsep stimulasi pengganti kekayaan tersebut. Begitu saran Dewan Pakar ICMI Pusat Prof. Dr.Fasli Jalal, Ph.D. Sp.GK dalam Sidang Pleno IV: Moral Pendidikan (Sosial dan Kebudayaan) dalam Kompetisi Global, Silaknas ICMI 2011, di Kendari, Sulawesi Tenggara (10/12/11)

Rangkul KPI
  “ICMI perlu mendesain apa yang masih bisa dilakukan. Sehingga kekosongan dan kekurangan bisa dikompensasi. Kalau di tempat saya ada konsep 10 keluarga saling berbincang. Kadang satu suku di rumah gadang. Mereka saling membahu. Sekarang itu yang tidak ada,” bebernya.

Selanjutnya, Fasli juga mengajak ICMI merangkul Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk melakukan pendidikan literasi dan rating terhadap media-media dan program-program yang tidak mendidik karakter. “Kalau ini tiap tahun kita umumkan, paling tidak ada pressure kepada media-media yang tidak sadar mereka sudah menghancurkan apa yang sudah dimulai di rumah dan sekolah,” imbuhnya

 Fungsi i-Masjid, lanjut Fasli, juga bisa dioptimalkan yaitu dengan mengintegrasikan elektronik dan digital ke seluruh masjid se-Indonesia atau paling tidak di Masjid Jami’-nya. “Kita pastikan PAUD sampai SD yang kokoh pendidikan karakternya. Satu masjid jami’ menanggung 3-4 mesjid lain. Saya cek tabungan masjid jami’ bisa membiayai untuk honor guru, dsb. Hanya kadang perspektif pengurusnya mendukung banyak ke fisik masjid. karena itu, mari kita jadikan masjid sebagai pusat pendidikan karakter, di mana keluarga-keluarga bisa diperkuat dan memperkuat keluarga yang lain. Sehingga terbangun komunitas karakter,” pungkasnya. 

Sementara itu Pengurus ICMI Orwil Sulawesi Tenggara, Prof Dr. Abdullah Alhadza, MM, mengemukakan bahwa ia pernah mengajukan suatu gerakan masyarakat untuk memanfaatkan waktu belajar efektif yang ditetapkan dari pukul 18.00 hingga 19.00 sebagai jam belajar efektif. “Salahsatu implementasinya mematikan TV dan segala macam alat-alat elektronik. Ini perlu menjadi gerakan supaya seluruh masyarakat terlibat termasuk Keluarga ICMI bisa mempelopori. Hanya kendalanya kita tidak berada pada komunitas yang homogen. Sehingga perlu ada dukungan walikota.,” jelasnya.

Senada dengan mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari ini, Sekretaris Dewan Pakar ICMI Pusat,  Prof. Dr. Teuku Abdullah Sanny mengungkapkan, revolusi dari rumah merupakan upaya penting yang utama. “Teori apapun tentang character building, ujungnya adalah teladan orang tua. Anak kita pasti mengikuti karakter dan kelakuan kita. Tapi kita orang sibuk juga. Tidak selamanya bisa mengontrol anak,” sebutnya. 

Karena itu, lanjut Sanny, perlu ada pendidikan sejak dini di luar lingkup keluarga yang mengajarkan dan melatih character building, disiplin, tepat waktu, cinta sesama, dsb. Di sini kembali peran i-Masjid menjadi penting sebagai pusat penyemaian pendidikan karakter. Sidang Pleno IV Silaknas 2011 ini dimoderatori Wakil Sekretaris Dewan Penasehat ICMI Pusat, Drs.  Ahmad Zacky Siradj

Mengamalkan Karakter Bangsa Sejak Usia Dini

Written By RUMAH PENDIDIKAN on Sabtu, 28 Januari 2012 | 08.37

PENDIDIKAN karakter sangat ini menjadi perbincangan yang sangat menarik, sebab dengan memiliki karakter bangsa ini akan lebih dikenal dan memiliki keunikan tersendiri.  Pengurus Ikatan Guru raudhatul athfal (IGRA) wilayah jawa tengah menyadari akan hal itu.
 
Bertempat di Patra Convetion Hotel Semarang (28/1) IGRA Jawa Tengah mengelar seminar pendidikan karakter bangsa bagi kepala sekolah dan guru raudhatul athfal. Dengan mengakat tema Dengan megenal pendidikan karakter bangsa lebih dini akan memperkuat jiwa nasionalisme yang agamis. Menghadirkan Wakil Gurbernur Jawa Tengah Dra. Hj. Rustriningsih Msi sebagai pembicara tunggal dan disambut oleh walikota Semarang Drs.H. Soemarmo HS, MSi.

Dalam sambutannya Soemarmo mengatakan, “ia sangat terkesan sekali dengan pendidik di Raudhatul Athfal dan IGRA sebagai penyelengara. Acara seminar ini mampu menghadirkan seluruh guru dan kepala sekolah raudhatul athfal se jawa tengah dengan pendanaan iuran setiap guru”. Lalu soemarmo memberikan bantuan kegiatan sepuluh juta kepada pengurus IGRA yang mampu mandiri dalam mengadakan kegiatan besar ini.

Menjadi seorang pendidikan memiliki tanggung jawab yang besar. Bahkan ia dituntut untuk memperkenalkan karakter kebangsaan kepada anak didik. Diharapkan dengan adanya pendidikan karakter raudhatul athfal yang notebenenya berlandaskan keagamaan islam semakin mampu untuk memperkuat jiwa nasionalisme”, tutur Rustriningsih

Parenting Bersama Dedy Andrianto di PAUD "Masjid Al-Azhar" Permata Puri

Written By RUMAH PENDIDIKAN on Minggu, 15 Januari 2012 | 17.03

MENDIDIK anak bukanlah persoalan gampang, maka dalam hal inilah PAUD "Masjid Al-Azhar" Permata Puri Ngaliyan Semarang menyelangarakan kegiatan parenting yang bertempat di aula PAUD "Masjid Al-Azhar" Permata Puri. Dengan menghadirkan dua pembicara yakni Dedy Andrianto dan Mursid, M.Ag.
Menurut kepala sekolah PAUD "Masjid Al-Azhar" Permata Puri Ibu Ida, "acara ini terselngara karena respon ibu-ibu yang berkeinginan mendidik anaknya menjadi lebih baik dan mengetahui seluk beluk dunia anak".
Saat pelatihan parenting tersebut dimulai, para peserta antusias sekali apa lagi dibuka dengan pelatihan senam otak terlebih dahulu. Oleh dedy Andrianto, ibu -ibu diajaknya, ternyata sulit sekali memperagakan senam otak tersbut. Begitu juga dengan mendidikan anak, apa lagi soal komunikasi dengan anak dimana para ibu dan ayah terkadang salah dalam cara berkomunikasi dengan anak, kata Dedy Ardianto pakar PAUD Jawa Tengah.
Lain lagi dengan Mursid dosen IAIN Walisongo Semarang ini mengatakan, komunikasi sangat dibutuhkan sebagai bentuk untuk memberikan yang terbaik kepada anak. Komunikasi dengan anak berbeda dengan komunikasi lainnya.
Kebanyakan orang tua menginginkan anaknya menjadi orang sukses, hebat dan luar biasa tentu dengan mendidik mereka dengan hal yang terbaik pula. Tidak disadari ternyata banyak orang tua memenuhi keinginan anak, itu adalah hal salah walaupun itu wajar saja. Namun diutamakan memberikan kebutuhan anak yang paling utama.

Pelatihan Pengelolaan Perpusatakaan Sekolah

PENGELOLAAN perpustakaan bukanlah hal mudah, apa lagi mereka yang bukan dari kalangan pustakawan. Hampir semua sekolah pastinya memiliki perpustakaan sekolah, dan hal tersebut menjadi perhatian di kalangan pengelola perpus salah satunya IKIP PGRI Semarang. Menyelanggarakan pelatihan pengelolaan perpustakaan sekolah di UPT Perpustakaan IKIP PGRI Semarang lantai 4.
Acara pelatihan tersebut dibuka langsung oleh Rektor IKIP PGRI Semarang Muhdi, SH. M.Hum. Ia mengatakan, "Pelatihan pengelolaan perpustakaan sekolah bukan semata ditunjukan kepada para pustakawaan, akan tetapi teruntuk juga mereka yang gemar dengan dunia pustaka. Pelatihan ini menjadi perhatian karena banyaknya guru pelajaran yang merangkap menjadi pustakawan".
Dunia perpustakaan bukanlah soal bagaimana pengarsipan, pelabelan dan katalogisasi buku atau bahkan soal bagaimana merancang sistem untuk pengelolaan berbasis media. Namun juga diperlukan manajemen sumber daya manusia yang terkait siapa yang akan mengelola.
Di hadiri dari berbagai kalangan baik dari pustakawan, guru, mahasiswa dan umum. Menurut Komar orang asli Banyumas ini, ia jauh-jauh dari Banyumas mengikuti pelatihan pengelolaan perpustakaan untuk mendapatkan kemampuan bagaimana mengelola perpustakaan sekolah. Di samping juga untuk memenuhi jam pelajaran yang masih kurang diterimanya.
Pada sesi akhir ada sebuah keinginan untuk memberikan pelatihan pengelolaan perpustakaan sekolah selama 120 jam, kebanyakan peserta sangat antusias. Namun semua terkait dengan waktu, hal inilah yang menjadi koreksi untuk mewujudkan pelatihan tersebut. (ks)

Permohonan Bantuan Buku TPQ Siti Jubaedah

Written By RUMAH PENDIDIKAN on Selasa, 10 Januari 2012 | 16.39

BUKU adalah lembaran yang bermakna, karena didalamnya memuat berbagai macam informasi. Dengan buku tentu mutu pembelajaran akan semakin baik, hal ini juga didukung oleh sikap dan perilaku pembacanya untuk memiliki kegemaran dalam membaca. Melalui info ini TPQ Siti Jubaedah berikeinginan memajukan nilai-nilai pendidikan di masyarakat.

Perkenankan saya mewakili murid-murid saya yang tergabung dalam TPQ Siti Jubaedah Desa Wargabinangun Kaliwedi Cirebon, hendak mengetuk hati para dermawan untuk memberikan sebagian rizkinya dalam bentuk buku-buku kepada kami, baik buku keislaman maupun umum untuk seusia anak-anak SD/MI

SMA-MA Mengikuti Olimpiade Sosiologi di Unnes

Written By RUMAH PENDIDIKAN on Minggu, 08 Januari 2012 | 17.05

OLIMPIADE Sosiologi jarang sekali orang mendengara olimpiade tersebut, biasanya olimpiade identik dengan matematika dan sains. Namun kali ini Universitas Negeri Semarang mengelar Olimpiade Sosiologi untuk SMA dan MA tinggkat Jawa. Sosiologi merupakan bidang ilmu sains pada ilmu-ilmu sosial, acara ini digelar oleh Jurusan Sosiologi dan Antropologi FIS Unnes.
Menurut Bayu Kuncoro selaku ketua panita mengatakan, "acara ini di ikuti oleh 76 SMA/MA di pulau jawa, bereka berasal dari Banten, Jawan Barat, Jawa Tengah dan DIY dan Jawa Timur dan diberikan pula pembekalan kepada guru berupa seminar gratis pelatihan penelitian tindakan kelas".
Acara ini dibuka oleh Ketua Program Jurusan Sosiologi Ms Musthofa. Ia mengatakan, "Acara olimpiade ini diadakan sebagi upaya untuk memberikan solusi alternatif dan pengembangan basis keilmuan pada persoalan sosial di masyarakat".
Pada tahap pertama atau seleksi tertulis, terpilih peringkat  I -III   Tofik Hidayat (SMA N Banyumas) , Rifqi Iqbal Maulana (SMA N 1 Demak), dan  Nur Umi Anizah (SMA N 1 Bobotsari). Adapun juara umum I-III Iqbal Maulana (MAN Insan Cendekia Serpong Tangerang, Banten), Bonar Erwanto (SMA N 5 Semarang, Jawa Tengah), dan Wulandari (SMA N Mojoagung Jombang, Jawa Timur)

Mobil Nasional Made In SMK

Written By RUMAH PENDIDIKAN on Kamis, 05 Januari 2012 | 17.18

ESEMKA mobil kini menjadi perbincangan dikalangan pendidik maupun pejabat bahkan hingga para pengusaha yang ingin membeli mobil karya anak SMK N 2 Solo dan SMK Warga Solo. Sangat aspiratif sekali jika sekolah kejuruan mampu mengembangkan hasil yang dicapai dengan menciptakan produk. Walaupun komponen belum100% buatan lokal, hal inilah yang menjadi sorotan tajam. Maka jika ingin menjadi mobil karya anak sekolahan atas kerja sama dengan Produsen Kiat, merek Kiat Esemka bisa menciptakan suatu wadah institusi pendukungnya, seperti outlet, service dan tempat-tempat suku cadangnya.
Para pejabat politisi banyak yang memesan mobil Kiat Esemka

Pendidikan Dasar Bebas Biyaya Pungutan

Written By RUMAH PENDIDIKAN on Minggu, 01 Januari 2012 | 22.03

JAKARTA - Pendidikan merupakan kebutuhan dasar mutlak bagi manusia, karena perkembangan peradaban terletak pada pendidikannya. Akses pendidikan tidak hanya dinikmati oleh para penguasa, pengusaha maupun orang yang berkepentingan didalamnya.
Hal inilah yang melatarbelakangi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akhirnya menerbitkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) tentang Larangan Pungutan di Jenjang Pendidikan Dasar (SD dan SMP).


RUMAH PENDIDIKAN SCIENA MADANI

 
Support : Creating Website | Johny Template | Present By
Copyright © 2011. RUMAH PENDIDIKAN - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger